siang yang haru
siang ini, lagi dan lagi
aku harus melihatmu duduk sendiri di ujung
kamu diam
seperti tidak pernah mengenaliku
siang ini, lagi dan lagi
kita tidak berbicara
seperti yang lalu
yang selalu ada sendau dan gurau
siang ini, lagi dan lagi
aku tak punya cukup keberanian untuk memanggilmu
hanya sekedar ingin tahu
apa kamu saat ini benar-benar baik atau hanya pura-pura baik
siang ini, aku melihat raut wajahmu penuh luka
lebih dari yang pernah kau ceritakan padaku dulu
siang ini, aku menantimu
untuk kembali, hanya kembali dan menyapaku lagi
itu saja
Tidak ada komentar:
Posting Komentar