Rabu, 30 Juni 2010

MELATI sampai awal JULI


ternyata hari ini sudah JULI, tepatnya tanggal 1 tepat pukul 13;30, Tuhan masih memberikan kekuatanku sampai saat ini. Entah ini kekuatan atau kesabaran , dua kata itu memilih Melati untuk terus mencari-cari jawabannya. Kemarin malam, Melati mendapatkan jawaban itu dari orang lain,4 kali 60 menit ia habiskan hanya untuk mencari-cari jawaban itu. Berkutat dengan kata-kata " menunggu dan sabar " dengan coklat panas dan cahaya remang, Melati tetap bercerita tentang waktunya yang telah berlalu hanya untuk sebuah kata yaitu" menunggu "
Kedua matanya berkaca-kaca saat bercerita tentang luka dan perihnya yang semakin terasa saat ia terdiam, hatinya tergetar saat menceritakan sesosok wanita lain yang mengganggu pikirannya, bayang bayang kisah wanita itu membuatnya rapuh bahkan sampai ia lupa bagaimana caranya tertawa kembali...

Semua orang sudah mengingatkan Melati, tapi ia seperti buta dan tuli
Menutup mata hatinya dari semua kenyataan yang ada..
Sebenarya mungkin ia tahu, rasa perih itu sebenarnya sudah tak mungkin tertahan lagi
tapi Melati terus berlari... berlari semakin kencang padahal ia tak tahu ke arah mana yang ia tuju
Hanya berlari untuk sekedar melupakan luka ,


-1 juli 2010, tadi pagi Melati pergi dengannya dan pertanyaan itu masih terlewat begitu saja

Selasa, 29 Juni 2010

siang yang haru

siang ini, lagi dan lagi
aku harus melihatmu duduk sendiri di ujung
kamu diam
seperti tidak pernah mengenaliku

siang ini, lagi dan lagi
kita tidak berbicara
seperti yang lalu
yang selalu ada sendau dan gurau

siang ini, lagi dan lagi
aku tak punya cukup keberanian untuk memanggilmu
hanya sekedar ingin tahu
apa kamu saat ini benar-benar baik atau hanya pura-pura baik

siang ini, aku melihat raut wajahmu penuh luka
lebih dari yang pernah kau ceritakan padaku dulu

siang ini, aku menantimu
untuk kembali, hanya kembali dan menyapaku lagi
itu saja


SD LEMPUYANGWANGI I Yogyakarta, Jalan Hayam Wuruk No.9




awesome ! masih ada foto jaman cilik kesimpen ? huaaaahhh ! jadi salah satu harta yang paling berharga yan aku punya saat ini, bayangin aja itu foto jaman kelas satu SD terus sekarang aku udah kuliah ? kebayang kan berapa tahun sendiri. Tampang anak-anak masih polos polos, terus lucu-lucu. Udah gak tahu juga sekarang pada dimana, ada yang masih sebagian ketemu, ada yang malah gak tahu sekarang mukanya kayak apa dan kabarnya gimana.

terakhir kali ketemu waktu buka puasa bareng tahun lalu, udah pada cantik-cantik dan ganteng-ganteng. yodha, ipam, bagoes, adel, adhisty, risto, addo, hari, nadia, dio, raras " inget gak kita pernah les bareng di tempat Bu Siti ?


" kalian pernah menjadi teman pengiring beranjak remaja, guys !!!

"sampai kapan"



malam ini mungkin malam yang keseribu aku bergulingan gelisah tak bisa memejamkan mata karna masih mengingat jelas senyummu kemarin sore , sudah tak terhitung lagi berapa lama waktu yang kubutuhkan untuk tetap sanggup menunggumu

kapan kamu bisa mengerti arti dari tatapan kedua mataku ?
kapan kamu bisa memahami makna dari mimik wajahku setiap kita bertemu?
apa hatimu terlalu membatu untuk mengetahui rasa yang semakin hari semakin mencair
aku selalu menghadirkanmu di setiap imajinasiku
kau membuatku bertahan diantara perih dan sedikit rasa nyaman
apa ini konsekuensi yang harus kurasakan sendiri ?
mana janjimu untuk menjadi penjagaku disaat aku tak mampu beranjak dari tidurku
kemana kau menghilang disaat aku tersesat dan tak yakin untuk bisa kembali pulang
mana kesetiaanmu untuk membantuku melawan rasa jenuh dan kalut ?
apa kamu masih ingat tempat dimana kamu sempat memalingkan wajahmu dariku untuk pertama kalinya?
apa kamu tau kalau selama ini aku sakit dan hampir gila karna kau sempat menjauh..

tanyamu ?

kalau kamu tanya apa itu CINTA ?

aku tak tahu

tapi lihatlah dimataku

jejaknya terlalu membekas kedalam

kalau kamu tanya kenapa bisa begitu ?

mungkin jawabnya adalah KAMU

kalau masih ada pertanyaan kenapa harus KAMU ?

terus terang aku tak tahu

karena kata kata terlalu dangkal untuk menggambarkan seberapa dalam isi hati dan rasa

http://dee-idea.blogspot.com/2007/09/barangkali-cinta-barangkali-cinta-jika.html

Barangkali cinta…
jika darahku mendesirkan gelombang
yang tertangkap oleh darahmu
dan engkau beriak karenanya.
Darahku dan darahmu,
terkunci dalam nadi yang berbeda,
namun berpadu dalam badai yang sama.

Barangkali cinta…
jika napasmu merambatkan api
yang menjalar ke paru-paruku
dan aku terbakar karenanya.
Napasmu dan napasku,
bangkit dari rongga dada yang berbeda,
namun lebur dalam bara yang satu.

Barangkali cinta…
jika ujung jemariku mengantar pesan
yang menyebar ke seluruh sel kulitmu
dan engkau memahamiku seketika.
Kulitmu dan kulitku,
membalut dua tubuh yang berbeda,
namun berbagi bahasa yang serupa.

Barangkali cinta…
jika tatap matamu membuka pintu menuju jiwa
dan aku dapati rumah yang kucari.
Matamu dan mataku,
tersimpan dalam kelopak yang terpisah,
namun bertemu dalam setapak yang searah.

Barangkali cinta…
karena darahku, napasku, kulitku,
dan tatap mataku,
kehilangan semua makna dan gunanya
jika tak ada engkau di seberang sana.

Barangkali cinta…
karena darahmu, napasmu, kulitmu,
dan tatap matamu,
kehilangan semua perjalanan dan tujuan
jika tak ada aku di seberang sini.

Pastilah cinta…
yang punya cukup daya, hasrat, kelihaian,
kecerdasan, dan kebijaksanaan
untuk menghadirkan engkau, aku,
ruang, waktu,
dan menjembatani semuanya
demi memahami dirinya sendiri.

MELATI di penghujung JUNI


ini sudah akhir Juni, tapi Melati masih setia menunggunya. ini sudah bulan yang kelima kamu bertahan, tapi Melati masih menantinya. Entah Melati bodoh atau memang dia gadis yang baik ? Bertahan untuk sesuatu yang belum pasti menjadi miliknya. Dia memang ada di deoan matamu Mel, tapi ? dia tidak melihatmu ! Arrrggghhhh dia melihatku kok ! Kamu saja yang terlalu khawatir kepadaku ! Bagaimana aku tidak khawatir, kamu sudah terlalu lama menunggunya sampai-sampai kamu tidak sadar jika waktumu sudah berlalu begitu saja. Siapa bilang aku tidak dapat apa-apa ?", kata Melati. Aku dapat keikhlasan dan tulus !, " sentak Melati.

Hah, omong kosong ! Kamu hanya pura-pura ikhlas, aku tahu kamu sakit ! Kedua matamua menunjukkan kerapuhan dan kelelahanmu. Sebenarnya kamu sudah lelah kan ? Tapi rasa takut kehilangan itu mengalahkan segalanya, apa dia terlalu berarti bagimu ? sampai-sampai kamu lupa bahwa luka-lukamu sebenarnya belum terlalu mengering, bahkan malah terus bertambah.

Aku tahu kamu lelah Melati, Juni sudah membutakan mata dan hatimu. Juni sudah membuatmu cengeng, bahkan Juni juga membuatmu harus menerima kenyataan yang seharusnya belum waktunya kamu dengar. Aku tahu Juni terlalu menyakitkan untukmu Melati, ,,,

Ini sudah tanggal 29 Melati, besok tanggal 30 dan Juni akan berakhir bukan ?
Lantas kalau Juni pergi aku mau apa ?" jawab Melati.
Sebentar lagi Juli, bukannya kamu hanya akan bertahan sampai JULI ?

Melati diam,

Ternyata Melati tidak mampu meninggalkan JULI, ada yang dia tunggu di bulan JULI, ada yang dia nanti di JULI, ada yang dia harapkan dari JULI....


Semoga JULI tidak menyakitkan ya TUHAN, " pinta Melati dalam hati.

aku hanya ingin JULIKU menjadi kado terindahku, semoga dia yang kutungu datang dan mengatakan apa yang seharusnya dia katakan...

Minggu, 13 Juni 2010

beautiful JUNE, Thanks a lot GOD





Thanks GOD, for a lot of this moment :) JUARA 2 NASIONAL, PU, PH, MAJELIS HAKIM TERBAIK

"pengalaman tak pernah bisa dinilai dengan apapun"