
ternyata hari ini sudah JULI, tepatnya tanggal 1 tepat pukul 13;30, Tuhan masih memberikan kekuatanku sampai saat ini. Entah ini kekuatan atau kesabaran , dua kata itu memilih Melati untuk terus mencari-cari jawabannya. Kemarin malam, Melati mendapatkan jawaban itu dari orang lain,4 kali 60 menit ia habiskan hanya untuk mencari-cari jawaban itu. Berkutat dengan kata-kata " menunggu dan sabar " dengan coklat panas dan cahaya remang, Melati tetap bercerita tentang waktunya yang telah berlalu hanya untuk sebuah kata yaitu" menunggu "
Kedua matanya berkaca-kaca saat bercerita tentang luka dan perihnya yang semakin terasa saat ia terdiam, hatinya tergetar saat menceritakan sesosok wanita lain yang mengganggu pikirannya, bayang bayang kisah wanita itu membuatnya rapuh bahkan sampai ia lupa bagaimana caranya tertawa kembali...
Semua orang sudah mengingatkan Melati, tapi ia seperti buta dan tuli
Menutup mata hatinya dari semua kenyataan yang ada..
Sebenarya mungkin ia tahu, rasa perih itu sebenarnya sudah tak mungkin tertahan lagi
tapi Melati terus berlari... berlari semakin kencang padahal ia tak tahu ke arah mana yang ia tuju
Hanya berlari untuk sekedar melupakan luka ,
-1 juli 2010, tadi pagi Melati pergi dengannya dan pertanyaan itu masih terlewat begitu saja




